Senin, 24 Oktober 2011

PANCASILA YANG TERPASUNG

Pedoman dan dasar negara kita adalah Pancasila dan UUD 45. Pancasila dirumuskan tidak dalam waktu yang singkat atau mendadak. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad XIV yang terdapat dalam buku Nagara Kertagama karangan Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Namun lahirnya Pancasila setelah melalui proses panjang yang bentuk formalnya diusulkan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta serta anggota BPUPKI. Dan pada akhirnya tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila. Lantas pada tanggal 18 Agustus 45 Pancasila ditetapkan sebagai dasar Negara.
Sejarah perumusan Pancasila berawal dari pemberian janji kemerdekaan di kemudian hari kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, Kuniaki Koiso (國昭 小磯 atau 国昭 小磯) pada tanggal 7 September 1944. Lalu, pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 1 Maret 1945 (2605, tahun Showa 20) yang bertujuan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan tata pemerintahan Indonesia Merdeka.
Pancasila sebagai dasar Negara serta falsafah bangsa Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) sila itu tidak akan habis untuk ditafsirkan dan tidak akan mati ditelan waktu. Bahkan ke lima sila itu tidak keluar dari ajaran-ajaran agama di Indonesia sehingga bisa dijadikan alat pemersatu bangsa yang berbeda-beda suku, ras dan agama.
Pancasila sebagai cita – cita bangsa Indonesia :
Sejak dilahirkannya Pancasila oleh the founding fathers adalah untuk menciptakan manusia yang berke-Tuhanan, berkemanusian, bersatu, berkerakyatan, dan berkeadilan. Mewujudkan tatanan masyarakat yang adil dan makmur, tidak membeda-bedakan satu sama lain, manusia memiliki hak yang sama di depan hukum (equality before the law).
Pancasila dalam bahasa sansekerta terdiri dari dua kata yaitu panca yang artinya lima dan sila yang artinya asas atau prinsip. Jadi arti Pancasila secara keseluruhan adalah lima asas atau prinsip, dan kelima prinsip tersebut telah menjadi rumusan dan pedoman kehidupan dalam berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Di atas lima dasar itulah berdirinya Negara Indonesia yang mampu memperstukan bangsa se-Nusantara.
Pancasila dipasung oleh bangsa sendiri :
Jika kitab suci adalah pedoman umat beragama maka Pancasila sebagai pedoman berbangsa dan benegara. Sekalipun kitab suci adalah wahyu dari Tuhan YME, juga tak sedikit umat manusia yang hidup melenceng dari ajaran-ajaran agama. Demikian halnya Pancasila yang dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sudah mulai luntur. Bahkan yang mengkhianati adalah para penguasa itu sendiri, mengerti namun tidak mengamalkan.
Berbagai kasus yang terjadi di Indonesia di antaranya adalah masalah lumpuhnya penegakan hukum dan amburadulnya sistem demokrasi. Hukum ditendang dan dimainkan oleh hakim itu sendiri. Polri dan jaksa tak bisa bergerak leluasa karena diangkat oleh presiden, sehingga dalam penyelidikan kasus-kasus yang menyentuh jantung penguasa beserta koleganya tak akan diusut sampai tuntas. Sekalipun diusut itu hanya kamuflase belaka. Hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.
Ada beberapa hal yang bisa kita lihat dari berbagai kasus yang melanggar dari pancasila yaitu :
Pelanggaran sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa
Ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Dengan nilai ini menyatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai ketuhanan juga memiliki arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antar umat beragama.
Bukti pelanggaran dari sila pertama Pancasila yaitu :
Konflik Poso
Serangkaian kerusuhan yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah yang melibatkan kelompok Muslim dan Kristen. Kerusuhan ini dibagi menjadi tiga bagian . Kerusuhan Poso I (25 - 29 Desember 1998), Poso II ( 17-21 April 2000), dan Poso III (16 Mei - 15 Juni 2000). Pada 20 Desember 2001 Keputusan Malino ditandatangani antara kedua belah pihak yang bertikai dan diinisiasi oleh Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila yaitu Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.
Bukti dari pelanggaran sila kedua Pancasila.
1. Tragdi Kemanusiaan Trisakti.
Mari kita kembali saja reformasi. Dua belas tahun lalu atau 12 Mei 1998, situasi Indonesia khususnya Ibu Kota Jakarta sedang genting. Demonstrasi mahasiswa untuk menuntut reformasi dan pengunduran diri Presiden Soeharto kian membesar tiap hari. Dan kita tahu, aksi itu akhirnya melibatkan rakyat dari berbagai lapisan.
Salah satu momentum penting yang menjadi titik balik perjuangan mahasiswa adalah peristiwa yang menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti, Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendrawan Sie
Mereka ditembak aparat keamanan saat melakukan aksi damai dan mimbar bebas di kampus A Universitas Trisakti, Jalan Kyai Tapa Grogol, Jakarta Barat. Aksi yang diikuti sekitar 6.000 mahasiswa, dosen, dan civitas akademika lainnya itu berlangsung sejak pukul 10.30 WIB.
Tewasnya keempat mahasiwa tersebut tidak mematikan semangat rekan-rekan mereka. Justru sebaliknya, kejadian itu menimbulkan aksi solidaritas di seluruh kampus di Indonesia. Apalagi, pemakaman mereka disiarkan secara dramatis oleh televisi. Keempat mahasiswa itu menjadi martir dan diberi gelar pahlawan reformasi.
Puncak dari perjuangan itu adalah ketika Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden pada Kamis, 21 Mei 2008.

2. Tragedi Kemanusiaan etnis Tionghoa (13-15 Mei 1998 )
Tiga belas tahun sudah tragedi (13-15) Mei 1998 berlalu. Tragedi kemanusiaan ini menyisakan banyak keprihatinan dan tanya bagi banyak orang, khususnya bagi para keluarga korban yang harus kehilangan keluarga dengan cara paksa, perempuan yang menjadi korban pemerkosaan dan etnis Tionghoa yang dijadikan korban kekejaman para pihak yang tidak bertanggungjawab.
Ratusan manusia menjadi korban, dengan amat mengenaskan mereka terpanggang kobaran api di dalam Yogya Plaza, Klender, Jakarta Timur. Tragedi ini tidak hanya terjadi di Jakarta, namun terjadi juga di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tragedi ini merupakan rentetan kejadian yang memilukan, dimana sehari sebelumnya (12 Mei 1998) empat mahasiswa Universitas Trisakti menjadi korban penembakan oleh aparat TNI pada saat menggelar aksi menuntut Reformasi. Kejadian 13 tahun silam tersebut adalah sejarah kelam bangsa ini. Namun sampai dengan saat ini tak juga ada pertanggungjawaban pemerintah atas terjadinya tragedi Mei 1998.

Pelanggaran terhadap sila ketiga Pancasila yaitu Persatuan Indonesia.
Nilai persatuan Indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia..
Bukti pelanggaran sila ketiga Pancasila :
1. Gerakan Aceh Merdeka
GAM pertama kali dideklarasikan pada 4 Desember 1976. Gerakan ini mengusung nasionalisme Aceh secara jelas. Nasionalisme yang dibangun sebagai pembeda dengan nasionalisme Indonesia yang sebelumnya telah ada.

2. Organisasi Papua Merdeka (OPM)
Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah sebuah gerakan nasionalis yang didirikan tahun 1965 yang bertujuan untuk mewujudkan kemerdekaan Papua bagian barat dari pemerintahan Indonesia. Sebelum era reformasi, provinsi yang sekarang terdiri atas Papua dan Papua Barat ini dipanggil dengan nama Irian Jaya.
OPM merasa bahwa mereka tidak memiliki hubungan sejarah dengan bagian Indonesia yang lain maupun negara-negara Asia lainnya. Penyatuan wilayah ini ke dalam NKRI sejak tahun 1969 merupakan buah perjanjian antara Belanda dengan Indonesia dimana pihak Belanda menyerahkan wilayah tersebut yang selama ini dikuasainya kepada bekas jajahannya yang merdeka, Indonesia. Perjanjian tersebut oleh OPM dianggap sebagai penyerahan dari tangan satu penjajah kepada yang lain.

3. Lepasnya Timor Timur dari NKRI
Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa'e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan enklave Oecussi-Ambeno di Timor Barat.
Sebagai sebuah negara sempalan Indonesia, Timor Leste secara resmi merdeka pada tanggal 20 Mei 2002. Sebelumnya bernama Provinsi Timor Timur, ketika menjadi anggota PBB, mereka memutuskan untuk memakai nama Portugis "Timor Leste" sebagai nama resmi negara mereka.
Pelanggaran terhadap sila keempat Pancasila yaitu Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan.
Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.
Bukti adanya pelanggaran terhadap sila keempat pancasila :

Ulah para wakil rakyat yang memalukan dan tidak amanah
Sering kali para wakil rakyat mempertontonkan perilaku yg mencemaskan rakyat ketika menyelesaikan suatu masalah untuk kepentingan rakyat,perang mulut sampai adu jotos itu diperagakan di depan kamera, itulah yang disebut kedewasaan di dalam demokrasi, kebebasan ber expresi dan berpendapat benar-benar diterapkan oleh anggotra DPR, karena memang DPR itu adalah sebagai Wakil rakyat. itu jelas-jelas menyimpang dari amanat rakyat. Sama halnya dengan anggota DPR dan MPR yang rapat di senayan dalam pembentukan undang-undang ataupun rapat tahunan selalu banyak yang tidur.
Pelanggaran terhadap sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia
Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atapun batiniah.
Bukti pelanggaran terhadap sila kelima Pancasila :
1. Kemiskinan
Indonesia adalah sebuah negara yang penuh paradoks. Negara ini subur dan kekayaan alamnya melimpah, namun sebagian cukup besar rakyat tergolong miskin.

2. Ketimpangan dalam pendidikan
Banyak anak usia sekolah harus putus sekolah karena biaya, mereka harus bekerja dan banyak yang menjadi anak jalanan.

3. Ketimpangan dalam pelayanan kesehatan
Keadilan dalam kesehatan masih belum dirasakan oleh masyarakat miskin Indonesia

Rabu, 12 Oktober 2011

KEADILAN YANG TERKIKIS

Mungkin lelah sudah jika waktu ini selalu dibuat bicara soal keadilan. Hampir semua lapisan masyarakat memaknai bahwa adil itu sama rata, tidak ada yang dibeda-bedakan. Anak kecilpun jika tidak mendapatkan keadilan dari orang tuanya pasti marah dan menangis. Keadilan sudah dikenalkan sejak manusia belum baligh.
Dalam kehidupan sehari – hari kita selalu dihadapkan dengan perbuatan adil dan tidak adil. Setiap orang pasti mengetahuinya. Dalam lingkungan pendidikan, masyarakat, dan hubungan pemerintah dengan rakyat keadilan harus merata. Namun keadilan hanya menjadi topic utama dalam PEMILU. Mereka yang berkampanye sok adil dan amanah demi mendapatkan dukungan luas. Meski pada akhirnya lupa dengan hal yang utama itu.
Saat ini hukum bisa dibeli. Berbagai kasus yang melibatkan pejabat – pejabat Negara yang korupsi hanya mendapatkan hukuman yang ringan, tempat penjaranya pun bisa memilih kelas-kelasnya, layaknya di hotel yang mewah. Contoh yang pernah kesorot media adalah Ayin dimana kamar penjaranya sangat mewah. Fasilitasnya terpenuhi, AC, home theatre, tempat tidur yang empuk, dsb.
Di sisi lain ada narapidana yang mati di dalam kurungan, mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi, dan bahkan disiksa. Jika yang terpidana itu rakyat biasa maka betul – betul merasakan hukuman yang sebenarnya. Kenapa jika terpidana itu pejabat mendapat perlakuan yang istimewa. Keadilan sudah terkikis. Para penegak hukum; hakin, jaksa, dan polisi menjadikan hukum itu sebagai bisnis yang sangat menguntungkan. Tawar menawar harga sangat lumrah di lingkungan penegak hukum demi mendapatkan putusan yang meringankan bahkan putusan bebas. Puluhan miliyaran tak peduli untuk menyogok hakim, jaksa, dan polisi.
Peran serta pemerintah sangat lemah dalam memberantas mafia peradilan. Pemberantasan korupsi sangat tebang pilih. Korupsi di eksekutif maupun legislative semakin merajalela dalam lingkaran setan yang tak bisa disentuh oleh hukum. Setoran pajak dari rakyat, perusahaan dan lain-lain dijadikan santapan para mafia pajak. APBN kita dikorupsi mafia BANGGAR DPR RI. Century gate tidak selesai. Skandal BLBI menjadi bahan bargain para penguasa. Kasus semanggi I dan II tidak ada kejelasannya. Dimanakah letak keadilan itu?
Keadilan pada hakikatnya adalah milik kita semua. Namun pada praktiknya keadilan bukan milik kita alias milik para penguasa dan pemilik modal. Sehingga rakyat kecil tidak mendapatkan keadilan yang sesungguhnya. Protes rakyat menjadi hal biasa yang tak diperhatikan oleh pemerintah. Akibatnya rakyat tetap miskin dan seperti tak memiliki pemimpin yang bisa mengayomi dan melindungi. Keadilan sungguh tak didapat oleh rakyat. Subsidi BBM, BLT, pinjaman-pinjaman lunak itu hanya sisa-sisa kekayaan Negara yang sudah dikorupsi oleh para penguasa dan wakil-wakil rakyat kita. Negara kita kaya kawan, kenapa rakyat tetap miskin.
Lelah sudah manjadi rakyat yang miskin, memiliki pemimpin atau wakil-wakil rakyat yang tidak amanah dan tak mengayomi rakyatnya. Padahal UUD 45 pasal 34 ayat 1 menjelaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Apakah pemerintah kita sudah menjalankan sepenuhnya amanat UUD tersebut. Masih banyak saudara kita yang tidak mendapatkan gizi yang layak, konsumsi beras yang tidak layak dikonsumsi, pengemis merajalela, anak muda tak sekolah. Bohong jika pemerintah mengklaim angka kemiskinan berkurang.
Total angka kemiskinan sebenarnya tiap tahun bertambah seiring dengan bertambahnya angka kelahiran. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, persentase miskin di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 17,75% atau 39,05 juta jiwa. Hasil pengukuran ini sangat jauh berbeda dengan hasil pengukuran Bank Dunia yang menyebutkan bahwa persentase miskin di Indonesia sebesar 49% atau 108,78 juta jiwa.
Jika angka kemiskinan tiap tahunnya berkurang itu hanya klaim saja oleh pemerintah. Dari penalaran yang sederhana orang-orang miskin itu juga memiliki anak lebih dari 2 (dua) setiap keluarga. Tidak sedikit anak-anaknya itu mewarisi nasib yang sama seperti orang tuanya. Apakah ini bisa dikatakan jumlah angka kemiskinan berkurang..?
Semua ini tak lain adalah akibat dari ulah penguasa yang tidak adil. Sehingga Negara yang kaya tidak bisa dirasakan sepenuhnya oleh bangsanya senidiri. Keadilan tidak ditemukan di setiap lembaga pemerintahan bagi rakyat kecil.

Jumat, 07 Januari 2011

Ticket Ke Senayan Tak Perlu Biaya Tinggi

Dalam siatuasi yg seperti ini lebih baik jadi orang bijak dari pada pinter namun banyak yg menghujat. Memang terkenal di muka publik itu hebat luar biasa, namun hati2 sekali terpeleset akan celaka. Sehingga tak perlu heran sama orang yg terkenal tiba2 hilang dari peredaran. ini sebab musababnya dari tingkah lakunya sendiri.
Typologi bangsa Indonesia kurang menyukai sosok yg terlalu mencolok, berlebihan, dan banyak omongnya. orang jawa khususnya suka meneng lan waspodo (diam tapi waspada) gaya inilah sebenarnya ditiru oleh Penguasa Orde Baru, Soeharto, dan juga muridnya yakni SBY. diamnya Soeharto ternyata menghanyutkan, begitu halnya SBY, diam tapi atur strategy. beberapa kali ada upaya melengserkan namun kandas. jenderal yg pernah menjabat sbg Kostrad itu rupanya sudah sangat matang menjadi kadernya Soeharto.
saat ini sangat berbeda dg era Soekarno. Rakyat butuh kemerdekaan. sehingga rakyat mudah disatukan dg satu misi yaitu merdeka. jadi memang diperlukan tokoh seperti Soekarno, ahli orator, yg mampu membangkitkan semangat kemerdekaan rakyat Indonesia.
waktu terus berjalan dan tak akan terulang kembali. Era 45 sudah berlalu. Sekarang inilah saatnya kita memaintaince kemerdekaan itu agar dirasakan segenap bangsa Indonesia. rakyat butuh bukti bukan janji. inilah tiket masuk Senayan. bagi siapapun yg mampu memenuhi keinginan rakyat pasti akan dipilihnya.
Sebenarnya simple modalnya. penuhi dulu keinginan rakyat. karena rakyat itu umpama piaraan yg butuh dipelihara. sebias harimau jika terus dilatih dan dipelihara akan jinak juga bahkan tunduk kepada majikannya. sekeras batu sekalipun hati seseorang jika terus ditimpa pasti akan lunak juga, sebagaimana yg pernah dialami Ibnu Hajar al-Asqalani, dg ketekunannya mampu menajamkan otaknya yg tumpul.

Minggu, 14 November 2010

SKANDAL KRAKATAU STEEL LEBIH DAHSYAT DARI CENTURY

Dugaan penjualan saham PT Krakatau Steel yang bermarkas di Cilegon Banten kepada pihak asing dan orang – orang dekatnya istana dengan harga yang sangat murah sangat sarat dengan praktik korupsi yang jumlahnya lebih besar dibandingkan skandal Bank Century. Kasus ini mengindikasikan adanya potensi kerugian Negara dalam jumlah yang tidak sedikit. Selain itu, KS sendiri merupakan aset strategis nasional. Apakah pemimpin kita ini sudah goblok jika aset-aset Negara dijual dengan harga murahan..? ataukah memang para elit politik memiliki silent agenda untuk mengeruk kekayaan yang sebanyak-banyaknya demi melanggengkan kekuasaan..?
Potensi kerugian Negara atas penjualan saham Krakatau Steel ini karena dijual dengan harga penawaran terendah, yaitu 850 yang selisih 300 dari harga penjualan teratas, 1.150. Kementerian BUMN telah menetapkan harga saham perdana PT Krakatau Steel adalah Rp. 850 per saham. Sementara, harga saham perusahaan tersebut telah dilepas dengan harga kisaran Rp. 850 – 1.150 per saham. Negara Indonesia ini sudah terbebani dengan banyak hutang, jangan sampai aset-aset bangsa yang tentunya milik rakyat malah dijual obralan atau murahan. Karena masa depan kesejahteraan anak bangsa ini akan semakin terancam akibat ulah segelintir orang di negeri ini.
Kasus-kasus besar seperti Freeport, Indosat, Bank Century jangan sampai terulang kembali dialami oleh bangsa ini. Initial Public Offering (IPO) juga merupakan modus untuk merampok harta kekayaan Negara. Tentu kita masih ingat, Pak SBY pernah bilang, “saya yang akan memimpin pemberantasan korupsi’, buktikan dong pak sebagai kesatria, lawanlah para koruptor, mafia hukum, pajak, markus, kriminalisasi, illegal logging, suap pungli dsb. Kami butuh pemimpin yang pemberani, cerdas dan tidak lamban dalam mengambil sikap.
Seperti diungkapkan sumber Rakyat Merdeka Online dari kalangan pengamat intelijen, sala seorang di keluarga Cikeas itu setidaknya mengantongi Rp 600 miliar dari penjualan saham KS pada hari pertama yang mencapai Rp 1,2 triliun. Dan rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk biaya kampanye Pemilu 2014 (14/11).
Oleh sebab itu, kami yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) menuntut :
1. Presiden SBY harus bertanggung terhadap Skandal Krakatau Steel yang terindikasi merugikan keuangan Negara lebih besar dari century gate.
2. Meminta kepada KPK agar tidak mudah diintervensi dalam mengusut tuntas Skandal Krakatau Steel demi tegaknya keadilan.
3. Kembalikan aset Krakatau Steel untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk dijual murah demi kepentingan politik.
Sholeh Hadi (Koord. Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN)

" AKSI LAPOR OBAMA, TANGKAP MALING CENTURY"

Century adalah peristiwa sejarah yang sulit dilupakan oleh publik. Desakan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat untuk menguak kejahatan para koruptor menjadikan semua orang mengerti bahwa telah terjadi korupsi besar – besaran dengan modus bailout 6,7 T di Bank Century. Namun, keputusan sidang paripurna di DPR RI dengan memilih opsi C yaitu telah terjadi pelanggaran tindak pidana korupsi atas bailout 6,7 T terhadap Bank Century kini kandas setelah setumpuk berkas hasil penemuan Pansus diserahkan ke KPK. Kemana keberadaan century saat ini yang sudah mengorbankan para nasabah dan merugikan uang Negara 6,7 T…?
Sepertinya century bagaikan angin lalu yang sudah tertelan oleh waktu. Skandal Century seakan – akan dibuat sebagian kecil dari berbagai persoalan yang melilit bangsa. Tiba – tiba Berbagai issue terus bermunculan. Diawali dari tertangkapnya teroris di Aceh kemudian di Pamulang. Kasus Susno Duadji, Markus Pajak, gayus tambunan, dirjen pajak Ciptarjo, kasus pemilihan deputi gubernur BI, Miranda S Gultom, yang melibatkan banyak politisi di Senayan atas penerimaan cek miliaran rupiah, video porno Ariel-Luna Ini menyebabkan century tenggelam di peredaran.
Skandal Century jangan sampai diolah lagi menjadi non-kejahatan. Apa yang sudah dikerjakan oleh pansus selama 3 bulan dengan temuan data – data akurat seharusnya menjadi bahan bagi KPK untuk memproses di pengadilan. Namun sayangnya tak satu pun pimpinan di KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan berani membongkar skandal tersebut. Saat ini century menjadi lembek lantas para penegak hukum menjadi kesulitan setelah kepergian Sri Mulyani, yang mundur dari jabatan menteri keuangan, ke Washington DC menjadi Managing Director di World bank.
Meski demikian, upaya untuk membongkar skandal century harus terus kita perjuangkan. Pemuda dan mahasiswa mesti menjadi pusat gerakan ekstra parlementer untuk selalu mengawal republic ini terbebas dari korupsi. Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) akan terus melakukan usaha – usaha strategis untuk menciptakan keadilan dan penegakan supremasi hukum.

Oleh karena itu, kami dari Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) menyatakan sikap :
1. Meminta Obama Untuk mengadili Boediono dan Sri Mulyani di Mahkamah Internasional.
2. Meminta para penegak hukum supaya tegas dan berani membongkar skandal century.

Jakarta, 10 November 2010
Sholeh hadi / Koord. AMN

Minggu, 22 Agustus 2010

DUNIA ISLAM DAN TERRORISME

Wajah Islam khususnya di Indonesia semakin tercoreng di mata dunia setelah terkuaknya serangkaian latihan militer para terroris di Aceh. Disusul dengan tertangkapnya Dzulmatin di pamulang yang lari dari pengejaran densus 88 di Aceh. Upaya Polri dalam memerangi terrorisme di Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah. Semakin ada terroris yang ditangkap, kekuatan jaringan ini bukan semakin melemah namun mereka semakin solid. Seruan Allahu Akbar selalu didengungkan oleh mereka tatkala digerebek dan ditangkap oleh Densus 88. Ini sungguh terjadi indoktrinasi yang hebat dan solid di tubuh jaringan terrorisme. Yakni jihad yang mereka jalankan adalah perintah Allah di dalam al-Qur’an menurut versi mereka sendiri. Mampukah Densus 88 menyelesaikan persoalan terrorisme di Indonesia..?
Pada hakikatnya, fenomena terrorisme memiliki akar sejarah yang cukup panjang. Istilah terror banyak digunakan sejak meletusnya Revolusi Perancis tahun 1789. Mengingat selama beberapa waktu pasca revolusi tersebut banyak orang – orang yang tak berdosa menjadi korban aksi terror. Kecaman yang gigih dan agresif dari Amerika terhadap kelompok terrorist mulai digulirkan ketika terjadi serangan 11 september 2001 di gedung WTC. Tak luput juga diarahkan ke agama Islam akibat sekelompok tertentu yang memiliki ajaran jihad dengan pola radikalisme. Sejak itu terrorisme menjadi issue dunia internasional.
Di Indonesia, nampaknya Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum mampu memberikan efek jera terhadap para pelaku yang masih buron serta oknum – oknum tertentu yang memiliki ideology fundamentalis. Bahkan hingga kini jaringan terorisme sudah merasuki wilayah kampus – kampus ternama di Indonesia. Mahasiswa dijadikan agen intellectual dalam mengoperasikan kelompok Mujahidin di Indonesia.

SBY Tutup Century

Century adalah peristiwa sejarah yang sulit dilupakan oleh publik. Desakan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat untuk menguak kejahatan para koruptor menjadikan semua orang mengerti bahwa telah terjadi korupsi besar – besaran dengan modus bailout 6,7 T di Bank Century. Namun, keputusan sidang paripurna di DPR RI dengan memilih opsi C yaitu telah terjadi pelanggaran tindak pidana korupsi atas bailout 6,7 T terhadap Bank Century kini kandas setelah setumpuk berkas hasil penemuan Pansus diserahkan ke KPK. Kemana keberadaan century saat ini yang sudah mengorbankan para nasabah dan merugikan uang Negara 6,7 T…?

Sepertinya century bagaikan angin lalu yang sudah tertelan oleh waktu. Skandal Century seakan – akan dibuat sebagian kecil dari berbagai persoalan yang melilit bangsa. Tiba – tiba Berbagai issue terus bermunculan. Diawali dari tertangkapnya teroris di Aceh kemudian di Pamulang. Kasus Susno Duadji, Markus Pajak, gayus tambunan, dirjen pajak Ciptarjo, kasus pemilihan deputi gubernur BI, Miranda S Gultom, yang melibatkan banyak politisi di Senayan atas penerimaan cek miliaran rupiah, video porno Ariel-Luna Ini menyebabkan century tenggelam di peredaran.

Skandal Century jangan sampai diolah lagi menjadi non-kejahatan. Apa yang sudah dikerjakan oleh pansus selama 3 bulan dengan temuan data – data akurat seharusnya menjadi bahan bagi KPK untuk memproses di pengadilan. Namun sayangnya tak satu pun pimpinan di KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan berani membongkar skandal tersebut. Saat ini century menjadi lembek lantas para penegak hukum menjadi kesulitan setelah kepergian Sri Mulyani, yang mundur dari jabatan menteri keuangan, ke Washington DC menjadi Managing Director di World bank.

Meski demikian, upaya untuk membongkar skandal century harus terus kita perjuangkan. Pemuda dan mahasiswa mesti menjadi pusat gerakan ekstra parlementer untuk selalu mengawal republic ini terbebas dari korupsi. Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMN) akan terus melakukan usaha – usaha strategis untuk menciptakan keadilan dan penegakan supremasi hukum.